Jelajahi Potensi Desa Samiran
Jelajahi Samiran

Menelusuri alam, tradisi, dan karya dari lereng dua gunung

Sebuah pengantar untuk mengenal ruang hidup Desa Samiran—dari destinasi, kesenian, dan tradisi hingga pertanian, peternakan, serta inovasi yang tumbuh dari potensi lokal.

Sumber EXT-GOV-01 · SRC-01 · EXT-GOV-02

Satu Desa, Banyak Cerita

Kekayaan Samiran lahir dari hubungan antara bentang alam dan kehidupan masyarakat

Posisi Samiran di antara Merapi dan Merbabu membentuk lahan pertanian dataran tinggi, ruang budaya, serta pengalaman desa yang berakar pada lanskap pegunungan.

Halaman ini menyajikan pilihan konten yang telah melewati pemeriksaan sumber. Informasi operasional yang mudah berubah—seperti harga, tiket, jam buka, dan kontak—tidak ditampilkan sebelum terverifikasi.

Sumber SRC-01 · EXT-AKD-01 · EXT-GOV-01

Destinasi

Temukan pengalaman dari lereng dua gunung

Setiap foto menampilkan satu destinasi utama Desa Samiran—panorama alam, situs sejarah, dan ruang spiritual yang terbentuk oleh lanskap pegunungan.

Argoloro, Dukuh Ngaglik, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
01wisata

Argoloro

DUKUH NGAGLIK, DESA SAMIRAN, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

Tempat ini menawarkan pengalaman menikmati kopi dengan pemandangan alam pegunungan yang indah serta udara sejuk khas lereng gunung.

Embung Manajar, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
02wisata

Embung Manajar

DESA SAMIRAN, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

Embung Manajar tercatat sebagai objek wisata embung dan panorama Merapi. Karena beberapa informasi status terkini dan operasional masih dalam kategori review, record awal disiapkan sebagai draft untuk konfirmasi lebih lanjut.

Goa Raja, Lereng Gunung Merbabu, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
03wisata

Goa Raja

LERENG GUNUNG MERBABU, DESA SAMIRAN, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

Goa Raja merupakan situs wisata sejarah dan spiritual yang tercatat dari sumber desa dan media. Narasi terkait PB VI atau Diponegoro tidak disajikan sebagai fakta pasti karena termasuk tradisi lisan yang memerlukan label khusus.

New Selo, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
04wisata

New Selo

DESA SAMIRAN, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

New Selo tercatat sebagai destinasi wisata aktif di Samiran. Konten awal ini hanya memuat informasi utama yang telah dikonfirmasi sebagai destinasi aktif, tanpa harga tiket atau detail operasional yang masih membutuhkan verifikasi.

Petilasan Kebokanigoro, Dukuh Pojok, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
05wisata

Petilasan Kebokanigoro

DUKUH POJOK, DESA SAMIRAN, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

Petilasan Kebokanigoro dicatat sebagai situs spiritual dan ziarah di Dukuh Pojok. Dataset awal hanya memuat keberadaan situs yang terverifikasi, tanpa menetapkan klaim sejarah lisan sebagai fakta pasti.

Sumber Internet

02 / Warisan yang Hidup

Budaya & Tradisi

Kesenian dan tradisi yang menjaga hubungan antargenerasi, ruang hidup, dan ingatan bersama.

Sumber Internet

  1. 01
    budaya_tradisi

    Karnaval HUT RI di Lereng Merapi-Merbabu

    Acara ini diadakan setiap bulan Agustus di kawasan lereng gunung. Warga memakai baju unik, menampilkan seni budaya, dan berarak dengan latar belakang pemandangan indah Gunung Merapi dan Merbabu

  2. 02
    budaya_tradisi

    Ritual Temu Tirta

    Ritual Temu Tirta tercatat dari sumber pemerintah dan media sebagai tradisi yang menyatukan Tirta Barokah dari Merapi dan Tirta Wening dari Merbabu. Record awal hanya memuat informasi yang didukung sumber.

  3. 03
    budaya_tradisi

    Ruwahan

    Dalam sejarah awalnya menurut dari penuturan YMT (2025), ruwahan berawal dari kegiatan warga untuk mengunjungi makam-makam untuk membersihkan dan juga berdoa. Selepas dari mengunjungi makam, warga yang singgah sejenak kerumah-rumah warga yang berada di sekitar makam untuk beristirahat dan warga yang rumahnya disinggahi menyambut dengan memberikan makanan, tradisi ini yang diteruskan pada prosesi ruwahan yang ada di Dukuh Samiran.

  4. 04
    budaya_tradisi

    Sadranan / Nyadran

    Sadranan atau Nyadran tercatat sebagai tradisi yang dilakukan menjelang Ramadan. Konten awal memuat unsur utama yang telah dikonfirmasi dari sumber terpercaya tanpa menambahkan detail lokal yang belum diverifikasi.

  5. 05
    budaya_tradisi

    Saparan

    Dalam prosesi saparan, selain berkunjung ke rumah-rumah warga untuk melakukan kondangan, dikatakan juga bahwa ada semacam ritual untuk menaruh sajen yang diyakini oleh golongan muda dari warga Dukuh Pentongan bahwa menaruh sajen ini ditujukan untuk menakuti-takuti orang sehingga tidak merusak mata air

  6. 06
    budaya_tradisi

    Turonggo Seto

    Turonggo Seto merupakan kesenian tradisional Samiran yang telah tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda dengan nomor 201600361. Detail pendiri, tanggal berdiri, dan generasi pengurus tidak dimasukkan karena masih perlu konfirmasi.

03Lahan Dataran Tinggi

Pertanian

Tanah vulkanik dan andosol menopang budidaya hortikultura yang menjadi bagian penting dari lanskap produktif desa.

01

pertanian

Kebun Sayur

Kebun Sayur tercatat sebagai aktivitas agrowisata yang berkaitan dengan lahan pertanian desa dan edukasi pertanian. Detail operasional tidak dimasukkan karena belum menjadi data final yang terverifikasi.

02

pertanian

Pertanian Hortikultura Samiran

Samiran memiliki potensi pertanian dataran tinggi dengan komoditas sayuran utama yang tercatat dalam inventaris, seperti kubis, wortel, kentang, daun bawang, seledri, tomat, cabai, dan brokoli. Record ini dibuat sebagai entry agregat agar tidak menghasilkan banyak konten tipis.

Sumber EXT-GOV-01

05 / Nilai Tambah

Produk Lokal & Inovasi

Potensi pertanian dan peternakan berkembang menjadi produk olahan serta praktik energi yang memanfaatkan sumber daya lokal.

Sumber SRC-01 · EXT-GOV-02

01

produk_lokal_inovasi

Inovasi Biogas

Inovasi Biogas di Samiran tercatat sebagai pemanfaatan kotoran sapi untuk energi terbarukan dalam skala rumah tangga dan komunal. Informasi ini didukung sumber desa dan pemerintah daerah.

Kenali Ruang Hidupnya

Setiap potensi tumbuh dari karakter desa yang sama.

Lanjutkan perjalanan dengan membaca profil, kondisi geografis, dan ingatan lokal Samiran.